Menilik Keberhasilan Teknologi Antariksa India

Sebagai Negara yang tidak jauh berbeda dari Indonesia, baik sejarah maupun hubungan kebudayaan, India harus kita akui memiliki sisi yang perlu kita contoh. Salah satunya adalah perkembangan teknologi khususnya teknologi informasi (IT).

Tepatnya pada hari Rabu, 22 Oktober 2008, banyak pasang mata memandangi langit inida yang cerah, sekadar untuk menyaksikan momen bersejarah, India menjelajah bulan dengan mengirimkan Chandrayaan-1. maiden moon spacecraft India. Salah satu roket tersukses India PSLV C-11 diluncurkan pagi itu 6:22 AM dari the Satish Dhawan Space untuk membawa wahana Chandrayaan-1

Dengan PSLV C-11, Chandrayaan-1 yang memiliki bobot 1,380 Kg telah sukses ditempatkan di orbit transfer, wahan luar angkasa India ini membawa 11 perangkat, yang 5 diantaranya di desain dan dikembangkan di India sendiri, 3 dari European Space Agency, 1 dari Bulgaria, dan yang 2 buah dari USA, perangkat-perangkat ini akan digunakan untuk meng eksplorasi bulan dalam 2 tahun kedepan.

Menempatkan Chandrayanaan-1 di orbit transfer adalah langkah pertama. Ini akan mengambil waktu paling tidak 2 minggu bagi ilmuan India untuk membawanya ke orbit bulan. Wahana ini akan mengalami beberapa revolusi mengelilingi bumi sebelum mendapatkan momentum yang tepat untuk meng cover 4 lakh km sebelum akhirnya mencapai bulan. Ketika wahana ini mendekati bulan, gaya gravitasi bulan akan menangkapnya, kemudian wahana ini akan mengitari bulan sekaligus mengitari bumi, wahana ini mengitari bulan dengan tinggi 100km dari permukaan bulan.

Salah satu misi utama dari wahana ini adalah untuk memetakan permukaan bulan. Sampai akhirnya gambaran dari target spesifik yang dihasilkan memiliki resolusi yang rendah. Misi ini membawa beberapa perangkat pengambil gambar yang memiliki kualitas pengambilan gambar mutakhir, sehingga didapatkan gambar yang jauh lebih baik dari sebelumnya.

Perangkat ini akan dikontrol oleh ilmuan India. Bayangkanlah menginstruksikan dan mengontrol satelit yang sangat dekat dari bulan, beberapa hanya berjarak 4 km, untuk mengefektifkan komunikasi antara ilmuan dengan wahana ini, ilmuan telah memasangkan antenna seberat 60 ton disebuah desa kecil Bylalu didekat Bengaluru.

Mudah-mudahan apa yang bisa dilakukan India saat ini dapat menjadi inspirasi bagi kemajuan kita pula, India tidak jauh beda dengan Indonesia Saya yakin kita bisa meniru kisah sukses India dalam bidang teknologi ruang angkasa ini bahkan bisa jauh lebih hebat.

I Love Indonesia

Komentar (1)

LANJUT….!!

Perjalanan hidup memang penuh inspirasi dan pelajaran. Dan kali ini aku mendapat pelajaran yang paling dasar, ternyata dalam mencari penghidupan kadang-kadang yang kita percayai sebagai “sahabat” bisa menikam kita hehehehe, entah sengaja atau tidak, yang penting aku tidak kapok untuk tetap berjalan. Semua adalah proses untuk menjadi lebih baik dan lebih maju.

Dan aku sangat bersyukur sekali aku punya teman-teman (sahabat) yang selalu peduli dan suport ke aku, ya kita saling “asah, asih dan asuh” karena untuk berjalan kita memerlukan bahan bakar berupa motivasi yang bisa diinspirasikan oleh teman-teman. Ya, hari sabtu lalu 13 september 2008, aku bersama kedua temanku Made Sariada dan Putu Kartika kumpul dan memberi pertimbngan kepadaku untuk selalu fokus pada tujuan, dan mengambil makna setiap perjalanan yang ku lewati, lebih tegas dan tentunya lebih waspada.

trims all my friends

Tinggalkan sebuah Komentar

Keterikatan

Orang bahagia setelah keinginannya tercapai, orang bahagia karena memiliki apa yang diinginkan, orang bahagia karena materi… Namun seketika kebahagiaan lenyap saat semua yang mereka miliki hilang. Mereka menangis dan sedih.. Kenapa?

Dimanakah letak kebahagiaan itu? aku mencari dan mencari….

Aku ingin bahagia selamanya… tak peduli ada atau tiada, susah atau mudah, hitam atau putih, benar atau salah.. dimanakah aku mendapatkannya?

Dalam pencarianku yang panjang… membuatku lelah dan terjatuh…
dalam kelelahan dan pasrah, aku mendengar bisikan, entah dari mana… yang jelas dia berusaha mengingatkan ku…. “aku disini” bisiknya

Aku bertanya dimana?
dia menjawab “didalam hatimu”

siapa kamu? tanyaku
dia menjawab “aku kebahagiaan”

“Kebahagiaan, bagaimana caraku mendapatkanmu?”

kebahagiaan menjawab “ketika engkau tiada mengikatkan diri pada hal-hal baik, buruk, suka, duka
selalu  berterimakasih atas apa yang kau terima, penuh senyum, cinta, bersyukur dan tetap menjalankan kewajibanmu dengan sukacita saat itulah aku muncul dan bersamamu..
Kini saatnya engkau kembali, sudah lama engkau berusaha keluar dariku untuk mencariku, engkau tiada sadar teman aku ada di hatimu, engkau selalu merasa aku meninggalkanmu, ketahuilah bahwa aku selalu bersamamu, kembalilah ke hatimu”

Aku tersadar… ternyata aku terlalu mengikatkan diri pada hal-hal yang tidak seharusnya.. terimakasih kepada semua…

Semoga pemkiran yan baik meliputi alam semesta raya..

I Wish Love come from heart to universe..

Komentar (3)

RENUNGAN

Ketika  duduk dalam keheningan dan kesendirian, terbesit dalam benak pertanyaan2 yang sungguh sulit untuk dipecahkan…

Suka-Duka, Hidup-Mati, Baik-Buruk, Benar-Salah?? Bisakah kita terlepas darinya???

Apa itu suka, duka, baik, buruk, benar atau salah??

Adakah definisi yang pas? absolut dan universal?

Kebenaran begitu luas dan tak terbatas, tak bisa kita lukiskan apalagi untuk membatasinya (definisi). Lalu apa yang orang bicarakan/perdebatkan tentang kebenaran??

Pemikiran manusia yang terbatas hendak memikirkan yang tak terbatas, ya.. begitulah faktanya. Kita berusaha untuk memberikan batasan2 mengenai kebenaran dengan cara mencari titik acuan, dan titik acuan itu sudah tentu berbeda satu sama lainnya. Namun kita berusaha untuk memaksakan kehendak bahwa titik acuan kitalah yang benar, kemudian timbul perdebatan dan akhirnya perselidihan..

Apakah demikian yang dinamakan kebenaran?

Sungguh aneh dan lucu, apakah layak kebenaran dijadikan dalih untuk berperang???

JIka kebenaran yang sering diperdebatkan benar2 mendatangkan keharmonisan dan kedamaian apakah demikian keadaannya?? Dimanakah keharmonisan itu?? Dimanakah kedamaian itu??

Lama ku berfikir, bertanya dan bertanya… Kemanakah mencari kebenaran, kedamaian,keharmonisan dan kebahagiaan yang kekal?? Aku bosan dengan dalih kebenaran-kebenaran diluar yang sarat akan kepentingan peribadi dan malah justru sering terlihat arogan serta akrab dengan kekerasan dan perselisihan…

“Cinta kasih adalah kekuatan hidup.. dan hati nurani adalah dasarnya”

Namun kemanakah Konsep CINTA KASIH? Dimanakah konsep HATI NURANI?

Terkadang kita melupakannya… Jika Cinta Kasih memang bersumber dari hati nurani, dimanakah hati nurani itu berada?? Bukankah dia ada dalam diri kita?

Kita selalu mencari kebenaran keluar berjalan keluar jauh dan jauh dari Hati Nurani dengan sejuta harap akan menemukan kebenaran, kedamaian, keharmonisan dan kebahagiaan. Jika nurani ada didalam mengapa mencari keluar???

Be inspired…

Tinggalkan sebuah Komentar

Kuningan Penuh “Makna”

Hi,,, tak terasa lagi waktu berlalu begitu cepat, hari raya Kuningan telah terlampaui lagi. Kuningan 30 Agustus 2008 memberi kesan yang sangat luar biasa, betapa tidak kuningan ini memberikan pengalamanku di hadang orang dengan sebilah golok dan pistol!

Scare!

Siang itu aku berniat kerumah temen di daerah Patemon, tepatnya daerah perbatasan desa Patemon dan Ringdikit (Kecamatan Seririt, Buleleng-Bali) kira-kira pukul 11.00 wita setelah melewati tanjakan dan jalan yang kecil tiba-tiba sesosok orang terlentang di Jalan…
Pooh! orang itu bangkit dengan sebilah golok ditangan dan pistol di pinggang, dan menyuruhku berhenti.. “Hey aku mau ikut!” kata orang itu sambil mengacungkan golok, weh…. gawat pikirku! daerah sepi, ga ada rumah, orang lewatpun ga ada. aku hanya terdiam.

Kemudian dia bertanya “dari mana gus?” aku jawab dari Seririt. Tenag gus, tolong antar saya, ntar saya bayar. tapi kalo nggak tak bunuh kau!

weleh! tragis banget pikirku.. aku jawab “iya pak, tapi saya cepet2″. Eh kamu! kubunuh kau! ancamnya.

aku jawab lagi “OK pak” namun ketika ku pikir2, kayaknya berbahaya kalo bonceng orang dengan membawa senjata tajam. Tanpa berpikir lama lagi aku tancap gas dan meninggalkan dia. heheheh

“puihhhhhh” aku lega namun aku pikir pistolnya… bayangkan kalo ditarik pelatuknya dan mengarah ke aku, mungkin aku berucap “good bye my world..” dasar…

Setelahnya aku telpon temenku “Bos aku dihadang di daerahmu, gimana ini…?? Namun dia jawab sambil ketawa “Bos jangan dihiraukan… itu orang ga waras alias kena gangguan jiwa!”

dalam hati bercampur tawa dan malu plus jengkel, pikirku apanya yang lucu, kalo dia ga waras it’s ok aja. tapi GOLOK nya itu yang tak ku habis pikir, apalagi disana daerah rawan konflik, dan adu masa. Terang aja jantungku seperti “orkestra” berdetak sangat kencangnya :-)

Setelah sampai rumah temen, ternyata mereka tertawa… mereka bilang “sudah biasa bos”, pikirku cuman mereka aja yang biasa, aku nggak, bayangkan aja, daerah itu asing dan baru pertama tak lewati plus bukan daerah yang maen-maen.. GILA! hehhe

mereka menambahkan kalo dia ga waras dan suka mengancam orang yang asing, dengan pistol “mainan” weleeeehhhhh……… tapi bahayanya dia bawa golok… sungguh bagiku ini adalah pengalamanku yang mengseankan…

Dalam hati mungkin ini pembelajaran bagiku untuk lebih tenang dan dapat menguasai diri menghadapi ancaman yang paling tragis sekalipun. Oh thanks God, aku harus lebih berani, dan percaya diri, aku harus melatih mental untuk menghadapi yang demikian! aku harus siap! menghadapi segala risiko di jalan! Aku harus tumbuh dengan jiwa yang besar dan berani! Thanks God. Tiada pengalaman yang tidak bisa kita maknai dengan hal-hal yang positif…

Thx

Komentar (1)

Perjalanan Kedalam

Saat Aku duduk bersama kedua saudaraku

Aku berinama dia kesedihan dan kebahagiaan

Mereka berdua adalah adik kembarku….

Aku tenangkan diri setelah lama menyayangi kebahagiaan dan membenci kesedihan

Akhirnya aku berterimakasih kepada adik kesedihan

Sekarang aku baru menyadari bahwa dia selalu mengingatkan ku untuk tidak terikat pada apapun, saat aku mengikatkan diri pada apapun baik secara materi maupun non materi, adik kesedihan selalu datang, mengganggu …..

Tapi setelah aku pahami maksdunya ….

Kedamaian abadi datang dari dalam dan akan menemani selamanya

Tidak khawatir lagi pada saat sedih dan tidak lagi mengharapkan kebahagiaan

Semuanya sama aku menyayangi kedua saudaraku tadi

Kesedihan dan kebahagiaan terimakasih

Telah mengajarkan dan mengantarkan ku kepada jati diriku sendiri…..

Aku menyadari… Aku bukanlah tubuh, bukan seonggok materi yang tidak kekal…

Baik, buruk, suka duka bukanlah berasal dari luar-ku semua berasal dari-ku…

So ham, so ham, so ham…

Om Shanti, Shanti, shanti..

Lokha Samastha Sukino Bhavantu…

Tinggalkan sebuah Komentar

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Komentar (1)