Gitanjali – Kidung Persembahan

Gitanjali – Kidung Persembahan
Enkau membuatku abadi, begitulah kesenanganmu. Bumbung yg rapuh ini engkau kosongi lagi dan lagi, lalu engkau isi dengan kehidupan baru.

Seruling bambu kecil ini engkau gemakan ke segenap penjuru bukit dan lembah, meniupkan melodi-melodi yg selalu baru.

Hatiku yg kecil mabuk kebahagiaan merasakan sentuhan abadi kedua tanganmu dan mulutku mengucapkan kata-kata ketakterhinggaan.

Anugerahmu yg tak terbatas tercurah padaku hanya dapat kuterima dengan kedua tanganku yg kecil ini. Waktu ke waktu telah berlalu, engkau masih tetap mencurahkan, dan disini selalu masih ada bumbung yg dapat diisi.

Kehidupan dr kehidupanku, aku akan selalu menjaga kemurnian tubuhku, krn kutahu sentuhanmu yg hidup merayapi sekujur tubuhku.

Aku akan selalu menjauh segala ketidakbenaran dari pikiranku, krn kutahu engkaulah kebenaran itu yg menyalakan terang budi dlm jiwaku.

Dan aku berjuang keras meyingkapmu dalam setiap tindakanku, karena kutahu kuasamu memberiku kekuatan untuk bertindak.

~Rabindranath Tagore~

Perihal Rahtut
aku secara fisik dilahirkan dibumi ini pada 30 Juni 1984... aku ingin selalu berusaha untuk menemukan "AKU"... Menyadari "AKU"... Mungkin terdengar terlalu EGOIS, namun apa dan siapakah yang tidak AKU?? aku berusaha untuk tidak percaya apa itu BAIK dan apa itu BURUK, apa itu KIRI dan apa itu KANAN... karena dalam "AKU" tidak ada KANAN atau KIRI, BAIK atau BURUK.... tapi "aku" belum menemukan dan menyadari sang "AKU"... aku masih berjalan dan berkelana mencari kekasih sejatiku sang "AKU"

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.