Gitanjali, Syair 13 | Rabindranath Tagore
Desember 27, 2011 Tinggalkan sebuah Komentar
Kidung yang telah kugubah belum pernah disenandungkan
hingga hari ini.
Aku telah menghabiskan hari-hariku memasang dan melepaskan
dawai-dawai alat musikku.
Waktu belum juga datang, syair belum lagi terakit;
hanya ada hasrat yang pilu di hatiku.
Kelopak-kelopak belum lagi merekah;
hanya angin terdengar mendesah.
Aku belum melihat wajahnya, juga belum mendengar suaranya;
hanya langkah-langkah gagah terdengar melintas di jalan depan rumahku.
Hari yang panjang kulewatkan untuk membentangkan tempat duduknya di atas lantai; tetapi lentera belum dinyalakan
dan aku tak dapat memintanya masuk ke rumahku.
Aku hidup dalam harapan bertemu dengannya;
namun pertemuan belum terjadi.